Pernikahan bukan sekadar penyaluran kecenderungan badani, tetapi menampilkan kebersamaan dalam materi, tata krama, dan sosial yang menuntut berbagai keahlian. (Muhammad Al-Ghazali)
Suara merdu “persaudaraan” sepatutnya didominasi oleh nuansa kebeningan. Serendah-rendahnya bermuatan “kelapangan hati” dan setinggi-tingginya “itsar”, yaitu memprioritaskan saudara melebihi diri sendiri. (Rahmat Abdullah)
Ya Allah, aku memohon cinta-Mu, cinta orang yang mencintai-Mu, dan cinta akan perbuatan yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu. (HR At-Tirmidzi)
Siapa mencintai pertemuan dengan Allah, niscaya Allah pun mencintai pertemuan dengannya. Dan, barang siapa tidak mencintai pertemuan dengan Allah, niscaya Allah pun tidak mencintai pertemuan dengannya. (HR Bukhari)
Kita tidak akan sanggup mengekang amarah dan hawa nafsu secara keseluruhan hingga ga’meninggalkan bekas apapun dalam diri kita. Namun jika mencoba untuk me-ngendalikan keduanyadengan cara latihan dan kesungguhan yang kuat, tentu kita akan bisa. (Imam al Ghazali)
Harta adalah apa yg dimakan sampai kenyang, yg dipakai sampai lapuk dan yg di sumbangkan kepadaorang lain. Mahluk yg paling mulia di dunia ini adalah manusia, dan bagian tubuh manusiayg paling mulia adalah hati. (Imam al Ghazali)
Hati dapat menciptakan perdamaian dan ketentraman diri,karena Hati dapat me-lihat kebenaran tujuh puluh kali lebih akurat dibandingkan dengan indera lainnya. (Jalaludin Rumi)
Barang siapa yg mencita–citakan satu kebaikan dan tidak jadi melaksanakannya, maka baginya dituliskan (pahala) kebaikan. (H.R. Muslim)
Bila kamu memerlukan kata-kata untuk menggambarkan pengetahuan dan pemahaman, itu seperti burung dalam sangkar. Memiliki sayap tapi tidak bias terbang. (Kahlil Gibran)
No comments:
Post a Comment